ONTripPreneur

ONTripPreneur
Sektor pariwisata kini ditetapkan oleh pemerintah sebagai “core economy” Indonesia karena kontribusinya yang sangat siknifikan bagi perekonomian nasional. Saat ini sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa kedua terbesar setelah kelapa sawit dan diproyeksikan 2-3 tahun lagi akan menjadi penyumbang devisa nomor satu. Ini merupakan yang pertama dalam sejarah perekonomian Indonesia dimana pariwisata menjadi tulang punggung ekonomi bangsa.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga melaporkan bahwa kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB Indonesia meningkat dalam 5 (lima) tahun terakhir. Dari 261,05 Triliun pada tahun 2010 menjadi 461,36 pada tahun 2016. Angka yang sangat fantastis!

Saat ini di Indonesia muncul trend baru yang diminati oleh sebagian besar penduduk Indonesia, khususnya kaum milennials, yaitu trend Leisure Economy. Salah satu cirinya, konsumen kelas menengah adalah bergesernya pola konsumsi mereka dari yang awalnya didominasi oleh barang – barang  menjadi hiburan dan leisure. Pola konsumsi kaum menengah telah bergeser dari “goods-based consumption” (barang tahan lama) menjadi “experience-based consumption” (pengalaman). Experience-based consumption antara lain: liburan, menginap di hotel, makan di kafe, menyaksikan konser musik/film, karaoke, dan lain-lain.

Oleh karena peluang besar tersebut, maka lahirlah ONTripreneur. ONTripreneur adalah sebutan untuk para entrepreneur yang bergabung dengan sistem ONTrip setelah melakukan registrasi, mengikuti training product knowledge dan mendapatkan izin untuk menjadi agen resmi ONTrip. Sehingga para ONTripreneur juga bisa mendapatkan peluang berbisnis di bidang pariwisata secara profesional.